Make your own free website on Tripod.com

HOME

http://www.azuar.tripod.com

 

 

Tulisan ini tidak boleh dipergunakan untuk kepentingan apapun tanpa seizin penulis.

Untuk memperoleh izin otomatis Anda dapat mengisi “form izin” yang disediakan

KLIK DI SINI

 

 

PENGEMBANGAN INSTRUMEN

PENGARUH KARAKTERISTIK PRODUK DAN HARGA TERHADAP PERILAKU PEMBELIAN

 

Disusun oleh:  Azuar Juliandi,  April 2006

 

 

Pengukuran produk dapat dilihat dari karakteristik produk (Saladin, 2000, hal. 85-114) , antara lain: kualitas, kuantitas, merek, label, bentuk, mode, jaminan, pelayanan, pembungkus, dan pengembalian.

 

Produk-produk makanan seperti mie instant, dan produk fast food lainnya dapat diukur dengan indikator di atas, dengan mengadaptasi beberapa hal yang perlu dijadikan sebagai ukuran, seperti contoh berikut ini:

1.      Kualitas: sesuai dengan selera, variasi rasa

2.      Merek: merek terkenal, khas, mudah diingat, menarik

3.      Kemasan: menarik, terjamin, simple/sederhana

4.      Label: teknis penggunaan di kemasan, masa kadaluarsa, kandungan bahan

    

Pengukuran harga dapat dilihat dari indikasi berikut ini:

1.      Kondisi keuangan konsumen

2.      Harga pesaing

3.      Potongan harga

 

Untuk perilaku pembelian peneliti dapat dinilai dengan ukuran keputusan pembelian yang dirujuk dari Model Perilaku Konsumen (Kotler et.al., 2000, hal. 221-265), antara lain:

1.      Pilihan produk

2.      Pilihan merek

3.      Pilihan pemasok

4.      Penentuan saat pembelian

5.      Jumlah pembelian.

.

Tabel berikut ini memperlihatkan pengembangan instrumen untuk pengukuran dampak produk dan harga terhadap perilaku pembelian yang diadaptasi dari indikator-indikator di atas.

 

Pengembangan Instrumen Produk, Harga, dan Perilaku Pembelian

Variabel

Indikator

Nomor Item Angket

1.        Produk  (X1)

Kualitas

1,2

 

Merek

3,4

 

Kemasan

5,6

 

Label

7,8

2.        Harga (X2)

Keuangan konsumen

9,10

 

Harga produk pesaing

11,12

3.        Perilaku Pembelian (X2)

Pilihan produk

13

 

Pilihan penjual

14

 

Penentuan saat pembelian

15

 

Jumlah pembelian

16

 

Langkah berikutnya adalah merancang suatu angket yang dapat disusun dalam berbagai skala, misalnya Skala Likert, Skala Gutman, Skala Semantic Differential, Skala Rating, Skala Abogardus, dan bentuk skala lainnya.

 

Bahan Bacaan:

Kotler, Philip; Ang, Swee Hoon; Leong, Siew Meng; Tan, Chin Tion (2000). Manajemen Pemasaran: Perspektif Asia, Buku 1, Yogyakarta: Penerbit Andi.

Saladin, Djaslim (2000), Intisari Pemasaran dan Unsur-unsur Pemasaran, Jakarta: Penerbit Linda Karya.

 

 

 

 

 

 

 

HOME

http://www.azuar.tripod.com

 

 

Tulisan ini tidak boleh dipergunakan untuk kepentingan apapun tanpa seizin penulis.

Untuk memperoleh izin otomatis Anda dapat mengisi “form izin” yang disediakan

KLIK DI SINI